Selasa, 22 Desember 2015

Attachment Theory


Pengertian Attachment Adalah - Istilah attachment untuk pertama kalinya dikemukakan oleh seorang psikolog dari Inggris pada tahun 1958 bernama John Bowlby. Kemudian formulasi yang lebih lengkap dikemukakan oleh Mary Ainsworth pada tahun 1969. Attachment merupakan suatu ikatan emosional yang kuat yang dikembangkan anak melalui interaksinya dengan orang yang mempunyai arti khusus dalam kehidupannya, biasanya orang tua (Mc Cartney dan Dearing, dalam Ervika 2005).


Dalam buku Colin (1996) yang berjudul Human Attachment, Bowlby dan Ainsworth menjelaskan attachment adalah ikatan afektif abadi yang dikarakteristikkan dengan kecenderungan untuk mencari dan mempertahankan kedekatan dengan figur tertentu, terutama ketika berada di bawah tekanan. Contoh attachment yang paling familier adalah ikatan yang berkembang antara bayi dan pengasuh utamanya (umumnya ibunya). Attachment adalah ikatan emosional, bukan perilaku.

Dalam bahasa sehari-hari, attachment merujuk kepada hubungan antara dua individu yang mempunyai perasaan yang kuat terhadap satu sama lain dan melakukan beberapa hal untuk melanjutkan hubungan tersebut. Dalam bahasa psikologi perkembangan, attachment sering terbatas pada hubungan antara figur sosial yang penting dan sebagian fenomena yang diperkirakan akan menghasilkan karakteristik yang unik dari hubungan. Dalam kasus ini, periode perkembangan masa kecil, figur sosial adalah bayi dan satu atau lebih orang dewasa yang mengasuhnya, dan fenomena ini adalah suatu ikatan (Bowlby, dalam Santrock 1998). Ringkasnya, attachment adalah sebuah ikatan emosional yang dekat antara bayi dan pengasuh (Santrock, 1998).


Penelitian Bowlby (1969, 1973) mengenai ibu dan bayi membawa dia kepada konsep attachment style, yaitu tingkat keamanan yang dirasakan individu dalam hubungan interpersonalnya.

0 komentar:

Posting Komentar